Consumer Behaviour Class IKK 231 2013
PUTU ROSSI TYA LESTARI
Class of IPB 47 2013
Undergraduate Student of Program in Community Nutrition
College of Human Ecology
Bogor Agricultural
University
Class notes on Thursday 21
February 2013 Lecture
Akhirnya
berjodoh juga dengan mata kuliah perilaku konsumen J, hari ini hari pertama saya mengikuti
kuliah perilaku konsumen semenjak KRS B. Dosennya kece banget,, haha,, He is
Mr. Ujang Sumarwan, our lovely teacher, awalnya agak bosan sih tapi ternyata
banyak pelajaran dari bapaknya tentang hidup :’). Hari ini saya belajar mengenai 4 hal yang
memengaruhi proses pengambilan keputusan oleh seorang konsumen, yaitu : (1)
kegiatan pemasaran oleh perusahaan contohnya iklan, (2) perbedaan masing-masing
individu, (3) adanya implikasi, dan (4) faktor lingkungan. setiap individu
memiliki karakteristik yang berbeda, kepribadian yang berbeda sehingga akan
berimplikasi sosial.
Ada
lagi teori dari Sigmund Freud mengenai kepribadian, kepribadian dibagi menjadi
3 bagian, pertama adalah Id (ejaan Indonesia ya), Id adalah naluri yang
mendorong munculnya kebutuhan biologis kita, yang ini adalah sisi negatifnya.
Kedua adalah adalah superego yang mendorong kita untuk cenderung berbuat baik,
yang ini adalah sisi positifnya, Nah yang ketiga adalah si “ego”, ternyata ego
didefinisikan sebagai penyeimbang antara Id dan Superego.
Menurut
Neo Freud kepribadian ditentukan oleh dimensi sosial à lingkungan. Teori ini muncul karena
ada rasa tidak setuju terhadap dominasi insting dalam pembentukan kepribadian
manusia. Gaya hidup merupakan refleksi dari kepribadian kita yang menggambarkan
perilaku seorang konsumen, sedangkan konsep diri adalah gabungan kepribadian
dan gaya hidup contohnya adalah tas, konsumen yang biasanya adalah wanita
membeli tas sebagai gambaran kepribadian mereka, nah semakin tinggi penghasilan
seseorang maka tas yang dibeli pun akan semakin mahal, ga salah kan artis-artis
papan atas Indonesia maupun dari luar rela merogoh kantong dalam-dalam hanya
untuk membeli sebuah tas, nah, kalau penghasilan masih rendah aja kaum wanita
sudah suka mengoleksi tas #meskipun harganya ga mahal# gimna kalau
penghasilannya udah tinggi ?? see? #silahkan simpulkan sendiri ya hehe# hal
tersebut seperti sebuah implikasi, misalnya “jika saya jadi istri pengusaha
maka saya akan beli tas dengan brand H” yuhuuu, that’s what I mean.
Sebuah
produk memiliki manfaat fungsional dan psikologis, nah sosialita mencari sebuah
produk biasanya karena manfaat psikologis nih. And then terakhir adalah 4
dimensi konsep diri, (1) actual self concept, (2) Ideal self concept, (3)
Social self concept , dan (4) Private self concept.
Based on Consumer Behavior Text Book by Ujang
Sumarwan
Lecturers of Consumer Behavior Class Semester Feb – May 2013
Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSC (www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir Lilik Noor Yuliati
Ir. Retnaningsih, MS
Megawati Simanjuntak, SP, MS
Department of Family and Consumer Sciences
College of Human Ecology
Bogor Agricultural University

