Omoni
bunda..
dia yang setiap malam kupikirkan dalam hatiku..
20 tahun terakhir ini aku masih merasa begitu miskin,karena belum bisa membahagiakannya,,,
20 tahun terakhir aku masih saja mengeluh ketika uang jajanku terlambat diberinya.
20 tahun terakhir aku masih saja suka membohongi perasaanku,perasaan marah karena dia pernah meninggalkanku sendiri bersama keluarga besarku di bali tanpa kasih sayangnya,tanpa belaiannya,,,
20 tahun terakhir aku masih saja membuatnya kecewa karena tidak bisa menjadi contoh kakak yang baik bagi kedua adikku..
20 tahun terakhir aku masih saja belum bisa membuatnya bangga dengan prestasiku yang tidak seberapa..
ibu..maafkan anakmu ini...disaat aku berbohong, disaat aku mengeluh, disaat aku mengomel sendiri, kau masih saja sabar menghadapinya,,,di mataku kaulah malaikat Tuhan yang paling berharga, paling langka, paling sempurna..disaat aku menangis karena diputuskan oleh pacarku, seperti tau,,engkau langsung merespon dengan semangat baru untukku..kaulah cahaya dalam hidupku ibu...aku ingin bersujud dikakimu...memohon maaf,,meminta ampunanmu,,agar aku bisa di surga bersamamu nanti..jadilah ibuku selama..bahkan saat reinkarnasi nanti bu..jangan pernah pergi jauh dariku...jangan pernah tinggalkan aku didunia yang kejam ini sendiri...semoga hari ini..30 November 2011 ini..disaat usiamu 45 tahun...aku berjanji bunda.,,tulisan ini akan selalu ada sebagai saksinya...2 tahun ke depan..aku akan membuatmu bangga melihatku maju ke depan podium di GWW dengan predikat lulus cumlaude..dan memberimu kebahagian seutuhnya sebagai seorang ibu..tak akan lagi ku buat kau kecewa bunda...
saranghaeyo omoni...

