aku iri
tergelitik untuk iri,ditengah ramainya dunia,
banyak orang bersama dengan pasangan mereka,
dimabuk cinta,
aku ingin menutup mata melihat semuanya,
melihat pisau tajam itu masih menancap di jantungku,
ingin segera kucabut
namun apa daya tanganku belum cukup kuat.
dia pun hanya berdiri disana menatapku
menatap tanpa belas kasih sekalipun
apa aku sangat tidak pantas untuk berada disampingnya
lalu kenapa jantungku seakan mengalami kegagalan memompa darah?
kenapa nafasku menjadi sesak setiap melihatnya dengan gadis itu?
sungguh aku hanya ingin bahagia
bukan terus dibuat meratap dan membodohi diri sendiri

1 comments:
Write commentsHadeeh, ane mules bacanya Put, isinya puisi cinta mulu nih blog... Bagusan kamu tulis pengalamanmu sehari-hari, pengalaman pribadi di Bogor kek, di IPB nya kek, jadi koki kek, resep masak kek... itu pasti bagus, Thumbsup! :D
Reply